Percaya nggak percaya, saya masih ikut dalam Audisi-nya Gradien. Sekarang saya masih bersama 86 peserta lainnya (dari sekitar 700an peserta awal) yang bertahan hingga ke minggu ke-9. Mungkin kedengarannya hebat, ya ketika masih ada di 86 besar dari besarnya angka peserta. Wuih, nggak sama sekali. Saya yakin, 600an peserta yang gugur itu bukan karena mereka tereliminasi, tapi karena mereka mundur dengan sendirinya. Ya, saya yakin banget keberadaan saya di audisi ini karena faktor kenekatan saya yang masih terus mengirimkan tugas kepada panitia setiap minggunya.

Audisi penulis? Ada emang? Yang ada juga audisi penyanyi, dancer, pencari bakat. Eits, jangan salah… ada lho. Audisinya juga mirip-mirip gitu. Mirip doang, tapi nggak sama. Kalau audisi yang udah ada (seperti Indonesian Idol, X Factor, Masterchef, dll) para kontestan biasanya di karantina alias dikumpulkan bareng-bareng di satu tempat. Digembleng untuk kemudian tampil di hadapan orang banyak dan dinilai melalui polling sms/point juri. Ternyata, audisi penulis mah beda.

Cerpen atau cerita pendek merupakan cerita yang berbentuk narasi deskriptif, atau menguraikan paragraf secara berurutan hingga membentuk sebuah cerita lengkap. Terdapat bagian awal yang berisi pendahuluan atau perkenalan, isi cerita dan konklusi cerita di bagian akhir. Sifat cerpen adalah fiktif atau rekaan. Namun bisa ditulis berdasarkan kisah nyata yang diambil dari kehidupan orang lain atau pengarangnya sendiri. Unsur-unsur yang membangun cerpen intrinsik) antara lain: Plot Alur Karakter Setting Diksi Amanat/pesan Point of view Panjang cerpen bermacam-macam dan dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa kriteria: Cerpen mini (flash fiction), biasanya terdiri dari 750-1500 kata Cerpen ideal, terdiri dari 3000-4000 kata Cerpen panjang, panjangnya bisa mencapai 10.000 kata Sekian dulu penjelasan singkat tentang cerpen. Berhubung ada cerpen yang harus diselesaikan segera karena dealine udah deket. Sampai jumpaaa 😀

Ini adalah postingan terakhir tentang unsur-unsur intrinsik dalam cerita fiksi. Dalam dua artikel sebelumnya saya sudah membahas tentang Tema, Plot, Tokoh dan Setting. Kali ini saya akan membahas tentang Alur, Point of View dan Amanat. Langsung aja, ya. ALUR, adalah kumpulan konflik yg menjadi sebuah rangkaian cerita.

Melanjutkan postingan sebelumnya, nih. Kali ini tentang TOKOH dan SETTING atau LATAR BELAKANG cerita. Sila disimak kembali. TOKOH, adalah karakter yang ada dlm sebuah cerita. Tokoh terbagi dua: Protagonis dan Antagonis. Protagonis adalah tokoh utama cerita, bisa baik bisa juga tidak. Antagonis adalah kekuatan/tokoh yang melawan protagonis. Antagonis dapat berupa manusia, benda, nilai-nilai masyarakat, ataupun sifat dalam diri tokoh.