Lewat Cheria Holiday, Menjelajah Australia Bisa Jadi Nyata

Lewat Cheria Holiday, Menjelajah Australia Bisa Jadi Nyata

Sebelum saya menginformasikan bagaimana Cheria Holiday bisa mewujudkan impian siapa aja yang ingin ke Australia, izinkan saya bercerita tentang perjalanan ribuan kilometer yang keluarga kami jalani di Australia pada tahun 2013.

Perjalanan panjang ini dimulai dari sebuah kota kecil bernama Emerald, yang terletak di Central Queensland. Nggak banyak orang yang mengenal kota kecil ini. Kota yang tentram, sepi, rapi dan meninggalkan banyak kenangan bagi keluarga saya.

Rencana melakukan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi lintas negara bagian ini memang sudah cukup lama. Namun kami menunggu waktu yang tepat dan kami juga lebih siap.

Saat itu adalah awal musim semi. Ketika weather forecast mulai memberitakan bahwa cuaca mulai hangat, meskipun cuaca di Emerald sudah mulai hangat sejak akhir musim dingin. Namun karena kami akan menuju ke belahan bumi Selatan, sepertinya kondisinya berbeda. Karena semakin ke Selatan maka kita akan semakin menjauhi garis tropis dan mendekati Kutub Selatan. Maka udaranya akan semakin dingin.

Pagi hari bulan September, perjalanan kami mulai. Perjalanan yang cukup panjang dan pertama kalinya buat kami untuk menempuh ribuan kilometer menggunakan mobil. Sehingga kami merencanakan perjalanan yang santai, banyak berhenti di beberapa kota sebelum menuju destinasi terakhir, Sydney di belahan negara bagian New South Wales.

Jarak Emerald – Sydney dengan menyusuri highway road sepanjang sisi timur Australia kurang lebih 1800 km. Estimasi kami lama perjalanan ini 2 hari, dengan pemberhentian untuk menginap di Gold Coast. Dengan menggunakan mobil sedan yang usianya sudah tidak muda lagi, kami pun berangkat.

Bismillah…

***

Traveling is about the journey, not the destinantion. Inilah motto kami untuk perjalanan kali ini.

Menyusuri jalan-jalan panjang dan relatif lurus di Australia, tanpa kemacetan dan hambatan, ada enaknya dan nggak enaknya. Enaknya, estimasi waktu perjalanan lebih bisa terukur. Dalam kecepatan rata-rata 100 km/jam, maka bisa diperkirakan jarak 300 km akan memakan waktu 3 jam perjalanan. Lebih-lebih sedikit kalau kita banyak berhenti untuk istirahat. Nggak enaknya adalah bosan dan mudah ngantuk. Sehingga saya dan suami bergantian mengemudikan kendaraan setiap 3-4 jam.

Dalam setiap roadtrip yang pernah kami lakukan, banyak pengalaman seru yang kami temui di perjalanan. Bukan hanya pengalaman lalu lintas yang berbeda dengan di Indonesia, tapi kita akan menemukan banyak hewan liar khas Australia. Ya, kanguru adalah hewan yang bisa kita jumpai di banyak tempat, terutama menjelang malam.

Mereka adalah hewan nokturnal, atau hewan yang aktif di malam hari. Sehingga di siang hari, biasanya mereka memilih berteduh atau leyeh-leyeh aja di bawah pohon. Namun hati-hati nih, adakalanya satu dua kanguru ingin beraksi melompati jalan raya. Sehingga kasus roadkill sangat lazim, deh. Jadi nggak aneh kalau kita melihat bangkai-bangkai kanguru yang mati karena tertabrak tergeletak di pinggir jalan.

Aturan lalu lintas di Australia juga sangat ketat. Jangan coba-coba melanggarnya, atau kendaraan kita akan kena tilang. Karena banyak sekali kamera tersembunyi yang bisa menangkap kesalahan kita.

Saya dan suami juga pernah kena tilang karena mengendarai kendaraan dengan kecepatan 10 km/jam lebih cepat dari aturan. Bayangkan, cuma beda 10 km/jam di jalan bebas hambatan dan sepi kendaraan. Rugi banget kalo kena tilang itu, karena dendanya mahal. Bisa lebih dari $100 AU atau lebih dari 1 juta rupiah.

Perjalanan kami menuju kota pertama relatif aman, tanpa hambatan berarti. Dan kami tiba di Rockhampton sekitar 3 jam menyusuri Capricorn Highway yang panjang.

 

Rockhampton

Ini adalah kota pertama yang kami singgahi, dan merupakan kali ketiga kami datangi. Jaraknya nggak terlalu jauh dari Emerald, hanya sekitar 298 km yang bisa ditempuh selama kurang lebih 3 jam perjalanan nonstop.

Rockhampton atau yang biasa disebut Rocky, ukurannya lebih besar dari Emerald dan tentunya lebih ramai. Terletak di pesisir pantai. Sebelumnya kami mendatangi kota ini untuk melakukan shalat Idul Fitri, karena di sinilah masjid terdekat yang bisa kami kunjungi. Emerald tidak punya masjid, jadi para lelaki yang akan melakukan shalat Jum’at biasa melakukannya di rumah penduduk atau di sebuah aula milik satu gereja.

masjid rockhampton

masjid & Islamic center di Rocky yang biasa kami kunjungi

Kali ini kami nggak berlama-lama singgah di Rocky. Hanya untuk mengunjungi Asian Grocery Store-nya untuk menambah bekal perjalanan. Di supermarket milik warga India ini, menjual cemilan dan makanan instan Indonesia. Sehingga kami merasa perlu membelinya sebagai bekal, khawatir di perjalanan susah menemukan tempat makan yang halal dan cocok di lidah.

Perbekalan sudah cukup banyak, saatnya kami melanjutkan perjalanan.

Dari Rocky kami relatif nggak banyak berhenti, kecuali untuk urusan toilet. Ketika berhenti di toilet, kami biasanya sambil membuka bekal makanan dan anak-anak dibiarkan berlari-lari dulu di taman dekat situ untuk mengistirahatkan badan mereka usai duduk berjam-jam.

Tujuan kami berikutnya adalah Gold Coast, yang jaraknya sekitar 693,9 km dari Rocky. Dan estimasi perjalanan selama 7 jam 43 menit.

Di sepanjang jalan menuju Gold Coast, karena saat itu masih awal musim semi, pemandangan alam belum begitu cantik. Dedaunan yang meranggas ketika musim dingin menyisakan batang-batang pohon yang “botak” atau daun-daun berwarna hijau kecoklatan. Bentang alam Australia yang didominasi oleh padang sabana dan gurun, dengan curah hujan rendah, membentuk vegetasinya tidak hijau segar selayaknya di negeri kita. Ini satu hal yang saya rindukan ketika berada di Australia, yaitu pepohonan dan rumput hijau.

Di kota-kota besarnya Australia, kita baru akan menemukan taman-taman cantik dengan keragaman floranya karena pemerintah mereka merawatnya sedemikian rupa. Sehingga tidak ada taman yang rusak, kotor atau gersang.

Di sepanjang perjalanan kita akan menemukan banyak sekali signage bergambar hewan khas Australia. Nggak hanya kanguru, tapi koala, emu, echidna, wombat, plathypus dan sebagainya. Bahkan ketika kami mengunjungi beberapa pantai yang berbeda, kami pernah menemukan signage dengan gambar buaya, ubur-ubur bahkan hiu. Yang artinya, kehadiran hewan-hewan tersebut sangat mungkin ada di area dimana signage-nya berada.

signage

salah satu papan peringatan yang kami temui di pantai

Setelah kurang lebih 10 jam bermobil dari Emerald akhirnya kami tiba di Gold Coast. Baru separuh perjalanan hingga tiba di destinasi akhir kami, yaitu Sydney.

 

Gold Coast

Kota ini merupakan salah satu destinasi wisata di Queensland yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Lokasinya nggak jauh dari Brisbane, ibukota negara bagiannya. Hanya sekitar satu jam perjalanan. Mengunjungi Gold Coast nggak cukup satu – dua hari. Karena banyaaaak sekali tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi.

Saat itu, kami hanya singgah untuk bermalam. Esoknya kami akan melanjutkan perjalanan ke Sydney yang jaraknya masih sangat panjang. Kami memilih penginapan dekat pantai, supaya bisa menyempatkan singgah untuk membiarkan kaki-kaki kami menyentuh pasir dan air laut. Surfers Paradise adalah salah satu pantai yang paling cantik dan paling banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Kalau teman-teman ingin berkunjung ke Australia, wajib deh mampir ke Gold Coast. Dan agar jalan-jalannya lebih asyik, pastikan menggunakan Wisata Halal Australia dari Cheria Holiday. Karena dalam paketan tournya, Cheria menyertakan Gold Coast ke dalam salah satu itinerarynya.

Selain pantai, di Gold Coast, teman-teman bisa mencoba masuk ke Movie World bareng Cheria Holiday. Saya sendiri belum pernah masuk Movie World. Sepertinya ini akan menjadi satu bucket list liburan keluarga nih untuk mampir Australia lagi bersama Cheria Holiday, supaya bisa singgah di Movie World.

gold-coast

main air di Seaworld Gold Coast

Esoknya, perjalanan kami berlanjut meninggalkan kota metropolitan yang tak pernah mati di Gold Coast ini, menuju ke Sydney yang jaraknya 841,9 km, atau perkiraan lama perjalanannya 9 jam 17 menit. Whooaaa another upcoming long journey.

Bismillah…perjalanan kami dimulai kembali.

 

Melintasi Dua Alam Berbeda, Queensland dan New South Wales

Ada yang berbeda ketika kendaraan kami mulai melewati batas negara bagian New South Wales (NSW). Selain plat-plat kendaraan dengan warna dan tanda berbeda, bentang alam dan kekhasan kota-kota yang kami lewati juga berbeda. Ini sungguh menarik perhatian kami.

Setelah meninggalkan Queensland yang relatif datar, kami mulai menemukan area perbukitan. Pepohonan di kanan kiri kami mulai menghijau dengan beberapa bunga warna-warni menyembul di antaranya.

Sangat terasa bahwa kita memang sudah memasuki musim semi. Aroma alam yang segar bisa tercium. Apalagi di salah satu kota kecil di atas bukit, kami melewati sebuah kota yang memiliki pabrik gula. Aroma gula menguar ketika jendela mobil kami buka.

Nggak hanya itu, di atas ketinggian, kami juga melewati sebuah danau yang cukup besar dengan perkebunan di sisi lainnya. Nggak jauh dari sana, kami sempat singgah di sebuah kota kecil (bahkan lebih kecil dari Emerald) yang bangunan-bangunannya seperti ada di abad ke-19. Vintage dan unik sekali.

Perjalanan selama hampir 10 jam di hari ke dua mengantarkan kami tiba di kota Sydney pada malam harinya.

 

Sydney

Rasanya belum lengkap kalau ke Australia tanpa singgah di Sydney, terutama mengunjungi Opera House-nya. Kalau teman-teman ikut tour bersama Cheria Holiday, Sydney merupakan kota pertama yang akan disinggahi begitu mendarat di Benua Merah ini.

Bersama Cheria Holiday, teman-teman akan diajak menyinggahi berapa tempat iconic Australia, diantaranya Sydney Opera House pastinya, lalu The Rocks yaitu kawasan tertua di Sydney yang merupakan peninggalan abad 18. Juga mencoba cruising menggunakan Captain Cook Cruise mengelilingi teluk di sepanjang Harbor Bridge.

Ketika kami tiba di Sydney, tentunya yang kami cari adalah makanan. Alhamdulillah, nggak jauh dari tempat berhenti, kami menemukan sebuah resto halal India yang menyajikan makanan yang baru pertama kali saya cicipi di sepanjang usia saya. Hahahaha.

Satu hal yang penting buat teman-teman yang sangat memperhatikan kehalalan makanan saat traveling, Cheria “Halal” Holiday ini sangat mengutamakan restoran halal dan mengunjungi masjid dalam perjalanannya. Seperti cerita salah seorang teman blogger saya, Evrina, yang pernah jalan-jalan ke China bersama Cheria Holiday, lihat foto-fotonya mengunjungi masjid di China dan restoran halal, bikin sirik banget deh, hahaha.

Selama di Sydney,  selain Opera House, kami juga mengunjungi Sydney Aquarium, Museum of New South Wales, naik Hop On Hop Off Bus berkeliling kota dan menjelajah sampai ke Bondi Beach.

Sungguh itu adalah pengalaman berharga banget untuk kami sekeluarga. Alhamdulillah, Allah berikan kami rezeki untuk melakukan perjalanan ini, melalui ribuan kilometer hingga tiba di Sydney, sebuah kota yang menjanjikan banyak keseruan.

sydney opera house

kangen ingin difoto di depan Sydney Opera House lagi

Ke Australia Bersama Cheria Holiday

Bagi teman-teman yang ingin traveling ke Australia bersama Cheria Holiday, ada itinerary yang sudah disiapkan selama 8 hari untuk menjelajah sisi timur Australia bahkan melalui 3 negara bagian sekaligus, yaitu Queensland, New South Wales dan Victoria.

Berikut itinerary yang ditawarkan Cheria Holiday:

Hari 1: Penerbangan Jakarta – Sydney

Hari 2: Keliling Sydney, mengunjungi Sydney Opera House, Mrs. Macquarie Chair, The Rocks dan berlayar dengan Captain Cook Cruise.

Hari 3: Terbang ke Brisbane, lalu mengunjungi Pulau Moreton, berpetualangan dengan Dessert Safar Tour with Sand Tobogganing dan memberi makan lumba-lumba melalui Wild Dolphin Feeding Program. Selain itu juga akan diajak mengunjungi kota Tangalooma.

Hari 4: Perjalanan ke Gold Coast dengan kapal ke St Wharf, mengunjungi Dreamworld Theme Park (disini berkesempatan untuk berfoto dengan koala) dan makan di Hard Rock Cafe Gold Coast.

Hari 5: Masih di Gold Coast untuk memasuki Movie World By Fire4hire One Way Theme Park Transfer seharian. Disini memang harus seharian biar puas karena banyak sekali wahana-wahana menarik bertemakan film yang perlu dicoba, seperti Holywood Stunt Driver, dan melihat action figure seperti Batman, Looney Tunes, Superman dan lain-lain.

Hari 6: Terbang ke Melbourne, di negara bagian Victoria. Di sini akan mengunjungi Fitzroy Garden, Shrine of Remembrance, St. Patrick’s Cathedral dan Queen Victoria Market yang terkenal itu.

Hari 7: Masih di Melbourne untuk mengunjungi Philip Island, Puffing Billy dan Sofereign Hill (di sini akan ada parade penguin), naik kereta uap Puffing Billy dan melihat pegunungan, hutan pakis serta lembah di sepanjang perjalanannya.

Hari 8: Terbang kembali ke Jakarta

Naah, sounds exciting, doesn’t it? Saya kepingiiin. Bikin kangen Australia, deh. Dan yang pasti, kalau melihat itinerarynya yang keren banget, kita bakalan puas keliling ke tiga negara bagian dan mengunjungi tempat-tempat iconic-nya.

cheria travel

Cheria Holiday tour halal Australia (sumber: www.cheria-travel.com)

 

Perjalanan Pulang yang Menegangkan

Setelah puas menjelajah kota Sydney selama 4 hari, akhirnya kami kembali pulang dan bersiap melalui ribuan kilometer kembali ke Emerald. Saat itu, kami memang sedang tinggal di Emerald selama 2 tahun, sebelum kembali ke Indonesia di tahun 2014.

Dalam perjalanan pulang, kami sempat “nyasar” karena diarahkan oleh Google Map melalui jalan yang berbeda. Tadinya ingin coba jalur yang nggak sama, yaitu melewati Toowoomba dan Banana Shire. Namun tiba-tiba, GPS memilihkan jalur yang nggak biasa. Tanpa sadar kami masuk ke area yang tak berpenghuni dan sejauh mata memandang, tak ada tanda-tanda kehidupan selama belasan kilometer.

Ternyata, kami memasuki area outback yang di dalamnya seperti memasuki Safari di Afrika, dimana banyak hewan liar berkeliaran di lapangan yang amat luas.

outback australia

salah satu pengalaman ketika “dihadang” kawanan sapi

Kanguru tentu saja hewan terbanyak yang kami temui. Lalu ada juga sekawanan sapi liar yang menghadang perjalanan kami. Dan yang paling bikin shock adalah, tiba-tiba mobil kami menabrak sesuatu hingga ada cipratan darah hingga ke kaca depan.

Kami nggak ada yang berani turun untuk melihat. Sepanjang perjalanan selanjutnya, kami hanya bisa merapalkan doa dan berharap segera menemukan jalanan normal. Apalagi hari juga mulai gelap, dan nggak kebayang rasanya terjebak in the middle of nowhere begitu tanpa ada orang lain.

Bagaimana kalau kami butuh ke toilet? Bagaimana kalau persediaan minum habis? Bagaimana kalau mobil mogok? Hiiiy kami nggak berani membayangkan.

Alhamdulillah, tepat sebelum matahari terbenam kami menemukan jalan raya yang normal dan bertemu dengan kendaraan lainnya. Beberapa jam kemudian, sampai rumah deh. Ternyata memang lebih dekat, namun tegangnya bukan maiiin.

Sampai rumah, saat kami periksa apa yang kami tabrak dalam perjalanan, ternyata itu adalah seekor emu. Emu adalah hewan mirip burung unta khas Australia yang bisa berlari cepat. Sepertinya, dia sedang menyeberang jalan ketika kami menabraknya. Kasihan sekali.

Perjalanan lebih dari sepekan di bulan September 2013 itu berakhir. Banyak pengalaman selama di perjalanan dan keasyikan selama mengunjungi kota-kota yang kami singgahi. Buat teman-teman yang ingin berpetualang ke Australia dengan nyaman dan halal, pastinya gunakan Cheria Holiday. Agar perjalanan teman-teman aman, seru dan memuaskan.

Terutama buat traveler muslim, pilihan traveling melalui Cheria Holiday sangat recommended karena Cheria Travel memang spesialis paket tour muslim, baik untuk mengunjungi tempat-tempat menarik seperti Australia, Thailad, China, Korea Selatan, juga ada Paket Umroh dan Paket Umroh Plus-nya.

 

Alamat Kantor Pusat Cheria Holiday:

Gedung Twink Lt. 2, Jl. Kapten P. Tendean No. 82 Mampang Prapatan,

Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12790

Telepon : 021 – 7900 201 / 021-700 216 (Hunting)
Fax : 021-7918 2408
Email : [email protected]
Web: www.cheria-travel.com

 

Lomba Blog Cheria Holiday #9 2019

Share:

38 Comments

  1. December 4, 2019 / 3:59 pm

    Seru juga ya pengalamannya selama di Australia. Kalau tidak sedang terburu-buru, mungkin aku malah bakal nungguin hewan yang ada di rambu untuk muncul dulu

  2. December 4, 2019 / 4:01 pm

    Seru juga ya pengalamannya selama di Australia. Kalau tidak sedang terburu-buru, mungkin aku malah bakal nungguin hewan yang ada di rambu untuk muncul dulu

    • Anne Adzkia
      December 4, 2019 / 9:37 pm

      Kami malah gak sengaja nungguin, tapi melihar jejak2 buaya di pasir. Dan ini horor banget, gak mau sampe ketemu. Jd buru2 kabur menjauh, langsung masuk mobil. Pantainya juga sepi banget

  3. December 5, 2019 / 7:31 am

    aku kangeeen Australia..hampir 2 tahun tinggal di Melbourne, melahirkan anak pertama dan having great time of our lives..

    • Anne Adzkia
      December 5, 2019 / 7:32 am

      Sama mbaa, aku jg kangen banget

  4. December 5, 2019 / 7:36 am

    Australia adalah salah satu negara impian saya hehe. Btw beberala bulan lalu saya berangkat ke Palestina bareng Cheria juga, sebagai hadiah menang lomba blog yang edisi tahun lalu. Saya doakan tahun ini Mbak pemenangnya. Aamiin

    • Anne Adzkia
      December 5, 2019 / 7:38 am

      Waah masyaallah saya pengen ke Palestina. Barakallah mba, pernah menginjakkan kaki di Al Aqsha. Aamiin atas doanya, semoga Allah kabulkan

  5. December 5, 2019 / 11:57 am

    Aku sering baca tulisan Travelling mu lio.mba, meskipun nggak selalu jejakkan komentar, hehe.
    Semoga aku bisa menginjakkan kaki di Palestina yaa, itu salah satu mimpiku.

    • December 5, 2019 / 2:36 pm

      WaddawadAaaaww dendanya kalo kecepeatan d atas rata2, bikin nyesekkk ya mbaaa
      Tapii aku juga puingiiinn cuss k OZ bareng Cheria Travel. Bisa ngetrip secara halal ye kan

      • Anne Adzkia
        December 9, 2019 / 9:25 am

        Nyesek banget mbak. Salah parkir juga dendanya sama lho, segituan.

  6. December 5, 2019 / 12:11 pm

    Secepat itu larinya burung emu sampai gak ketahuan kalau ketabrak ya, Mbak. Tetapi, memang serem juga kalau turung di jalan yang kita gak tau suasananya, ya

    • Anne
      December 5, 2019 / 9:46 pm

      Sekilat gitu, nggak kelihatan. Padahal emu kan lumayan tinggi.

  7. December 5, 2019 / 4:43 pm

    Alamak beda 10 km/jam aja ditilang hahaha di sini udah ada aturan tapi melebihi 40 km/jam anteng aja mba :p
    rugi banget ya ditilang sampe 1 juta mayan euy 😀

    ketat banget yah Australia, duh mana cakep2 semoga aku bisa juga jejakkan kaki ke sana aamiin

    • Anne
      December 5, 2019 / 9:48 pm

      Nah kalo di area sekolah, malah sering dijagain polisi. Kalo kecepatan kita lebih dr aturan sedikit aja, kena tilang. Mereka punya kamera khusus buat ngitung kecepatan mobil kita.

  8. December 5, 2019 / 5:06 pm

    Opera house salah satu tujuan wisata yang wajib kalau ke Australia ya mbk. Semoga bisa kesana nih. Tempatnya keren-keren apalagi melihat secara langsung maskot Australia yaitu kanguru.

    • Anne
      December 6, 2019 / 12:32 am

      Iya mba, nggak lengkap kalau belum mampir ke Sydney Opera House

  9. December 5, 2019 / 8:02 pm

    Seru banget ya Mbak, ternyata dah pernah ke Aussie. Salah satu impian bisa travelling kesana deh. Aminnn

    • Anne Adzkia
      December 9, 2019 / 9:16 am

      Aamiin mbak, semoga diberi rezeki lebih untuk ke sana lagi

  10. Arda Sitepu
    December 6, 2019 / 12:27 am

    Asik banget mbak, setiap sudut Australia itu menyenangkan. Apalagi kalau bareng Cheria Holiday pasti asik banget.

    • Anne Adzkia
      December 9, 2019 / 9:17 am

      Setiap sudutnya memang seru untuk dipijak. Kepingin aku mbak, traveling ke Australia bareng Cheria Holiday.

  11. December 6, 2019 / 7:33 am

    Saya juga punya pengalaman menegangkan gara-gara mengikuti GPS. Diarahkan ke jalan yang sempit dan sepi, tapi memang lebih dekat sih. Tetap saja merasa khawatir. Hihihi

    Alhamdulillah bisa ikut menjelajah ke Australia bareng Cheria Travel ya, Mbak.

    • Anne Adzkia
      December 9, 2019 / 9:18 am

      Bukan hanya saat di Australia, di Indonesia juga beberapa kali disasarin 🙂

  12. Arda Sitepu
    December 6, 2019 / 9:14 am

    Gold Coast ini penasaran mbak tempatnya, semoga bisa ke Australia ya mbak Anne apalagi bareng Cheria Holiday yang memberikan kenyamanan dalam perjalanan.

    • Anne Adzkia
      December 9, 2019 / 9:19 am

      aamiin, makasih mb Arda

  13. December 6, 2019 / 11:23 am

    Tetep ya di tengah jalan mampir minimarket hehehe, tapi enak juga ya kalau jual makanan Indonesia kalau pas kangen bisa dibeli. Lihat banyak hewan di tengah jalan jadi kaya di Taman Safari ya hehehe bebas gitu hewannya
    Duh mau banget menjelajah Australia sama Cheria Travel.

    • Anne Adzkia
      December 9, 2019 / 9:20 am

      Iya, kayak di Taman Safari. Tapi alhamdulillahnya nggak ada hewan carnivora yang buas.

  14. December 6, 2019 / 11:31 am

    Duh, Cheria ini sealu sukses deh bikin mupeng. Itinerary traveling ke tiap negaranya menarik-menarik. Termasuk ke Australia ini. Semoga kesampaian deh bisa traveling keliling dunia via Cheria 🙂

    • Anne Adzkia
      December 9, 2019 / 9:20 am

      aamiin ya Rabbal’alamiin

  15. December 6, 2019 / 11:38 am

    Wah asyik banget bs main ke Australia..impian aku banget ini..hehe

    • Anne Adzkia
      December 9, 2019 / 9:22 am

      kalo ini karena memang sempat tinggal di sana Teh. Aku pengen ke sana lagi dalam rangka traveling, bareng Cheria Travel

  16. December 6, 2019 / 12:52 pm

    Seru banget perjalanannya Mbak. Gimana nggak bikin kangen bisa kembali ke sana lagi. Pengen juga deh suatu hari bisa jalan-jalan ke sana juga apalaginuntuk travelnya nggak pusinh2 lagi cari karena udah ada travel yang recommended kayak Cheria Halal ini.

    • Anne Adzkia
      December 9, 2019 / 9:22 am

      Seru-seru tegang, hehehe

  17. December 6, 2019 / 1:05 pm

    Menyenangkan sekali bisa jelajah Australia gini ya mba. Semua tempatnya okeee banget. Jadi pengin nih liburan ke sana bareng Cheria Holiday.

    • Anne Adzkia
      December 9, 2019 / 9:23 am

      aamiin semoga tercapai mba Uniek

  18. December 6, 2019 / 10:19 pm

    Australia salah satu negara yg wajib didatangi menurutkuu. Entah kenapa mikir anak2 bakalan suka bgt di sana.
    Sering baca pas temen2 ke sana, makin suka karena jd ada referensi tempat2 seru

    • Anne Adzkia
      December 9, 2019 / 9:24 am

      Anak-anak pasti suka mbak, nggak habis-habis deh tempat serunya

  19. December 12, 2019 / 9:24 am

    penasaran banget kalo ke AUS pengen ke GOLD COAST 😀

  20. December 12, 2019 / 11:51 am

    wah, seru banget nih jalan-jalan ke Australia, lokasi wisata nya juga banyak yang menarik yaa. jadi pingin ke Australia juga. Apalagi bareng cheria holiday pasti makin seru liburannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *