Merawat Semangat Kemerdekaan bersama Grand Zuri BSD dan Komunitas Onthel

Merawat Semangat Kemerdekaan bersama Grand Zuri BSD dan Komunitas Onthel

Menurut Wikipedia, sepeda onthel merupakan alat transportasi darat yang mulai digunakan masyarakat Indonesia pada zaman Hindia Belanda hingga akhir tahun 70-an. Sepeda klasik ini disainnya sederhana, tidak seperti sepeda-sepeda zaman sekarang yang menggunakan alat pengatur gigi, ukuran yang beraneka ragam dan disain yang disesuaikan dengan kebutuhan. Ukuran dan disain sepeda onthel standar, tidak bisa dimodifikasi.

Dulu, kedudukan sepeda onthel sangat terhormat, karena banyak digunakan oleh para pejabat negara dan tentara kumpeni. Sepeda onthel juga masih digunakan oleh petugas kantor pos hingga awal tahun 90-an.

sejarah onthel

sejarah sepeda onthel di Indonesia

 

sepeda-onthel

sepeda onthel yang unik, tas-nya cakep banget yaa. saya naksir

Ketika saya kecil, tahun sekian-sekian (rahasiaaa), melihat sepeda onthel itu rasanya nggak keren. Saya terpesona oleh kemutakhiran sepeda-sepeda Eropa dan China yang bentuknya lebih modern. Namun kini, ketika sepeda modern justru semakin modern, rasanya saya ingiiin sekali punya sepeda onthel.

Ya, kini sepeda onthel mempunyai kedudukan tersendiri di kalangan masyarakat kita. Karena kelangkaannya, onthel menjadi barang antik dan orang rela membayar mahal untuk mendapatkannya. Saya jarang bisa melihat orang sepedaan menggunakan onthel, hingga ketika saya diundang oleh Grand Zuri BSD untuk hadir di acara Peringatan Hari Kemerdekaan bersama Komunitas Onthel.

Komunitas Onthel

Ada banyak komunitas onthel yang kini eksis di berbagai daerah. Mereka umumnya mereka adalah para kolektor sepeda onthel antik, yang memiliki semangat untuk merawat semangat juang orang-orang terdahulu yang sempat berjuang menggunakan sepeda onthel dan mencegah sepeda antik ini dari kepunahan.

Nilai sejarah onthel yang cukup besar, membuat para onthelis (begitu mereka menyebut para praktisi komunitas onthel) aktif berkegiatan bersama. Ada cukup banyak komunitas onthel di beberapa kota. Antara lain Komunitas Sepeda Tua Indonesia, Komunitas Onthel Batavia, Paguyuban Sapedah Baheula, Prima Onthel Club, Community Onthel Permata Sepatan, dan lain-lain.

onthelis

pin koleksi salah seorang onthelis cooperst

komunitas onthel

komunitas cooperst yang cool abis

Merawat Semangat Kebangsaan Bersama Hotel Grand Zuri BSD dan Komunitas Onthel

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 ini Hotel Grand Zuri BSD mencoba membangun semangat kebangsaan dengan berkolaborasi bersama salah satu komunitas onthel yang ada di sekitar Tangerang dan Tangerang Selatan. Komunitas onthel yang bergabung di sini adalah Cooperst (Community Onthel Permata Sepatan Tangerang).

komunitas onthel

para onthelis bersiap-siap untuk gowes

grand zuri bsd

grand zuri bsd dan cooperst masing-masing bertukar penghargaan

Sekitar 15 buah sepeda onthel bertolak dari Taman Kota Tangerang pukul 7.30 pagi menuju ke Hotel Grand Zuri BSD. Ada cerita teman-teman yang ikutan beronthel ria, misalnya mbak Katerina yang bersepeda bersama para onthelis. Cerita serunya bisa dilihat di blog mbak Katerina ini.

Saya sendiri tidak ikut bersepeda, karena agak susah yee harus mengangkat gamis tinggi-tinggi demi mengayuh onthel yang palangnya melintang itu. Akhirnya saya bersama blogger dan crew hotel Grand Zuri mengikuti mereka menggunakan mobil.

Tiba di Hotel Grand Zuri BSD, kami sarapan bersama dan memeriahkan perayaan Agustusan di halaman dan lobby hotel. Ini merupakan salah satu Agustusan yang berbeda yang pernah saya alami. Seru juga melihat para onthelis yang akrab satu sama lain ini meneriakkan pekik kemerdekaan dan yel-yel mereka.

Saksikan keseruan acara Agustusan bersama Grand Zuri BSD dan Cooperst lewat video ini ya:

Baca juga: Menelisik Sudut Jakarta di Grand Zuri BSD

Hotel Grand Zuri BSD dengan hidangan paket Hari Merdeka-nya

Usai acara Agustusan bersama Cooperst, saya dan teman-teman blogger lain diberi kesempatan untuk mencicipi kuliner khas Indonesia yang merupakan paket spesialnya Grand Zuri BSD selama bulan Agustus ini. Kuliner lezat dan halal ini dipatok dengan harga murah, hanya 30K – 40K saja.

Makanan-makanan ini sangat spesial karena mempunyai ikatan yang erat dengan sejarah bangsa Indonesia. Beberapa diantaranya merupakan makanan yang diadopsi dari hidangan Belanda, seperti klaapertaart, poofertjes dan crooquet. Namanya saja sudah ke-Belanda-belanda-an ya.

Saya sajikan foto-fotonya yang sudah saya posting di Instagram yaa.

Mau sarapan apa pagi ini? Saya sebenernya sedang berusaha melambatkan sarapan, dan hanya minum air putih aja. Atau istilahnya intermitten fasting. Tapi kadang berhasil, kadang nggak. Terutama kalau di meja tersedia banyak cemilan. Gagal deh program-program ngatur diet ini. . . Poffertjes ini salah satu yg bikin saya gagal IF. Gimana nggak, enak banget. Kalo minat, @grandzuri.bsd sedang punya program #indonesiamerdeka, yg menyediakan makanan2 tradisional heritage masa penjajahan. Harganya murah, dan yang pasti halal dan enak #poffertjes #dessert #kue #cake #traditionalcake #indonesianculinary #kulinerindonesia #grandzuribsd #blogger #foodporn #foodstagram #foodie #foodstyle #foodgasm #foodgram #jajananindonesia #mobilephotography #iphonography

A post shared by Anne Adzkia Indriani (@anneadzkia) on

Kalau teman-teman ingin mencicipi kuliner ini, silakan mampir ke Hotel Grand Zuri BSD ya, mumpung waktunya masih ada.

Berikut adalah alamat Hotel Grand Zuri BSD: Jl. Pahlawan Seribu Kavling Ocean Park Blok CBD Lot. 6 BSD City, Tangerang. Telp: 021-29404955, email: reservation.bsd@grandzuri.com.

blogger

para blogger numpang eksis

 

Share:

2 Comments

  1. September 2, 2017 / 9:27 am

    Naksir sepedanya, jadi inget masa kecil ke pantai parangtritis diboncengin bapak naik sepeda onthel….

  2. October 8, 2017 / 12:23 pm

    Salah satu hotel favorit saya untuk staycation. Servicenya oke, makanannya juga 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *